Kepiting Kelapa atau Ketam Kenari

Ketam Kenari merupakan salah satu jenis hewan artropoda yang sangat besar di Indonesia dan di dunia. Ini hewan sering di sebut dengan ketam/kepiting akan tetapi mereka bukanlah kepiting, mereka adalah sejenis umang-umang yang sangat maju dalam hal evolusi. 

Kalau dalam bahasa inggris ini disebut dengan coconut crab yang artinya kepiting kelapa. Mungkin di sebut dengan kepiting kelapa mereka mampu memetik buah kelapa dan mengupasnya dengan cabitnya yang kuat dan memakan isinya. Kalau di Indonesia orang-orang mengenalnya dengan ketam kenari. Hewan ini merupakan satu-satunya spesies dari genus Birgus.

Kepiting Kelapa atau Ketam Kenari
Ketam kenari ukurannya bisa mencapai 4 kg dan panjangnya 40 cm, biasanya ukuran yang jantan lebih besar daripada betina. Mereka dapat hidup 30 sampai dengan 60 tahun.

Kalau dari segi makanan mereka memakan buah-buahan biasanya mereka memakan buah kelapa dan beringin, akan tetapi mereka memakan semua yang organik, seperti daun, buah busuk, hewan mati, telur penyu dan lainnya. kadang mereka juga memangsa hewan yang lebih lambat dari padanya seperti tukik penyu yang baru menetas.

Ketam kenari sering memanjat pohon untuk memakan buahnya dan untuk lari dari pemangsa dan untuk menghilang panas dari matahari. menurut para peneliti mereka merupakan hewan pintar, kalau mereka memanjat pohon kelapa mereka akan memotong buah kelapa dan menjatuhkannya kebabawah. kemudian mereka melubangi buah kelapa dengan cabitnya dan memakan isi di dalamnya, ini merupakan hal yang unik dalam dunia binatang.

Ketam kenari pada habitatnya hidup di bawah tanah dan celah-celah bebatuan tergantung daerah tempat tinggalnya. Merekan akan menggali pasir dan gambur untuk tempat tinggalnya. Pada siang hari mereka akan bersembunyi di lubang tersebut untuk melindungi hilangnya air karena panas. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kayu Balau Merah, Kayu Tahan Jamur

Kayu Balau Merah ( Shorea balangeran ) merupakan salah satu jenis kayu Meranti yang tumbuh di lahan rawa gambut, dan tumbuhan ini masuk...

Kirim Pesan

Nama

Email *

Pesan *