Saga Tanaman yang Bijinya Beracun

Tumbuhan Saga merupakan tanaman perdu daunnya rasa manis, biji tanaman ini tidak boleh dimakan karena mengandung racun, bila tertelan biji dari tumbuhan saga beresiko terjadi kematian. Tumbuhana ini banyak tumbuh liar di hutan pertumbuhannya optimal pada daerah dengan dataran rendah sampai 1000 meter dari permukaan alaut. 

Biji Saga

Salah salah ungkapan yang mungkin pernah di dengar "Matanya merah Seperti biji saga" inilah salah satu ungkpan yang mungkin pernah terdengan, biji tanaman saga mereh, pada bagian atasnya terdapat bintik hitam. Saga meruapakan tanaman dari suku polong-polongan (fabaceae). Tanaman ini ternayat terdapat dua jenis yang berbeda, satu jenis tanaman ini merambat dan yang satunya lagi berpohon kayu.

Saga dari tanaman yang merambat dikenal dengan daunnya yang banyak khasiat seperti mengobati sariawan, Sebaliknya biji dari tanaman ini dikenal sangat beracun yang dikenal dengan nama Abrus precatorius.
Saga Merambat
Saga pohon

Saga pohon yang dikenal dengan Adenanthera pavonina tanaman ini bisa tumbuh mencapai ketinggian 20-30 meter, jika tanaman saga yang merambat beracun maka biji tanaman saga yang pohon Adenanthera pavonina dapat di konsumsi dan terdapat protein yang tinggi. Meski tanaman ini terdapat dengan jenis yang berbeda akan tetapi keduanya memiliki manfaat bagi manusia.

Pada daun tanaman saga yang merambat terdapat kandungan senyawa saponin dan flovonoid, daun saga ini dapat mengobati sariawan, batuk kering, batuk pada bayi, tenggorokan gatal, batuk berdahak, radang mata, amandel, panas dalam, radang tenggorokan, gangguan jantung dan lainnya.

Inilah yang dapat saya tulis dengan tumbuhan saga semoga menambah wawasan anda tentang alam, dan semoga ini bermanfaat untuk anda sekalian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Burung Cuculidae Bertelur Dengan Merugikan Burung Lain

Burung Cuculidae merupakan keluarga burung dari ordo Cuculiformes , burung ini tersebar di benua Australia dan dunia lama. Jenis burung d...

Kirim Pesan

Nama

Email *

Pesan *